Sudah 4 hari Astro TV sudah berhenti atau untuk sementara berhenti tayang. Ada perasaan sebel, kesal, dan marah, karena tidak bisa menikmati layanan Astro yang sehari – harinya biasa ku nikmati. Setiap 2 jam sekali, kuhidupkan tv berharap inspeksi ( katanya Astro sih ) telah selesai dan aku bisa menikmati layanan nya kembali. Namun apa ternyata sampai aku bangun tidur di hari senin ini harapan itu hanya menjadi Mimpi Sang Kodok.
Mau marah dan mengumpat kemana? mau marah- marah sama Karyawan Astro lewat telpon atau imel percuma, wong mereka hanyalah seorang Karyawan. Mau marah dan mengumpat Depkominfo, yang ada saya di tangkap. Aneh, wong mau marah kok bingung melampiaskan ke mana?
Sejak UU ITE banyak sekali, isu dan langkah – langkah yang di ambil pemerintah kita ini. Seperti pepatah “Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui” . Mulai dari masalah Blogger yang di hembuskan oleh sesorang yang mengaku pakar. masalah ini muncul ketika beberapa sirus kena Deface oleh Cracker. Langkah berikutnya, pem-blockiran situs – situs seperti You Tube, Multyplay,Rapidshare dan kawan – kawannya. Langkah berikutnya lagi, Astro TV sebagai layanan TV berbayar untuk sementara tidur dulu memberikan acara yang menarik. Sebelumnya aku bertanya – tanya, kok inspeksi lama betul, sempat berapa alternatif jawaban dari pertanyaanku bersorak – sorak di otakku, antara lain, Depkominfo melakukan Inspeksi Jumat, karena jam kerja Jumat pendek, dilanjutkan besok, namun sayangnya, Sabtu instansi pemerintah libur, jadi lanjut Senin aja. tapi logikaku langsung berbicara, gak mungkin lah Depkominfo berkerja secara amatiran gitu.
Satu lagi, mungkin Astro TV bermasalah pada Satelit yang digunakannya? Measat?. Ups secara tidak langsung akhirnya jawaban ini sedikit tidaknya benar.
Senin ini, kubuka Detik.com dan ku klik detiknet ( biasanya aku memanfaatkan layanan situs berita ini begini ). Dan akhirnya kutemukan jawaban nya baca disini dan disini juga.
Soal masalah itu, biarkan lah pemerintah dan Pihak Manajemen Astro berdialog, namun hendaknya Pemerintah juga arif dan bijaksana dalam menentukan keputusan, jangan sampai keputusan itu membuat saya sebagai rakyat kecil jadi anti pati terhadap pemerintah. Bayangkan jika hiburan murah juga tidak bisa dinikmati oleh rakyat?. Tau sendiri kan tarif Internet, telepon di Indonesia mahal.
Untuk pihak manajemen Astro seharusnya anda, lebih terbuka terhadap pelanggan tentang apa sebenarnya yang terjadi, seperti saya membaca di sini sangat menyejukan pelanggan, namun tidak memberikan kepastian berapa lama siaran di hentikan dan bagaimana ganti ruginya karena tidak bisa menikmati layanan tersebut.
Seperti Blogger ini yang maniak liga Inggris tentu kesal karena tidak bisa menyaksikan Arsenal Lawan Man UTD. Blogger ini yang harus membeli antena UHF baru karena antena UHF nya keburu di sedekahkan ke tetangga-nya.
Jika sampai 2 minggu keaadaan tidak berubah, haruskah berlangganan Indovison yang kalah kualitasnya, Telkomvision yang dari brosurnya acaranya sangat tidak menarik, atau layanan tv berlangganan dari MNC group ( lupa namanya ) sama saja. Seandainya ada info mengenai Sky Net?
DIarsipkan di bawah: Serba -Serbi | Ditandai: Astro tv, Indovision, Measat lawan Palapa, Skynet, TelkomVision








bener bang! aku jg bingung mau ngumpat kemana, babe nyuruh aku buruan bayar tagihan astro bulan ini ternyata kok mati di tengah bulan, aku jadi mengumpat, mengumpat dalam hati
di ASTRO nggak RCTI, Global TV, ANTV, TV-ONE, dan banyak lagi. kayaknya mesti pindah deh