Minggu kemaren seharusnya saya kumpul dan menghadiri, undangan salah seorang anggota Bike To Work Jambi, apa daya, Polygon Astroz saya, gearnya rusak, maklum Shimano Tourney buatan Taiwan kurang mumpuni di bandingkan Diore atau Altuz. Sabtu sore sekitar jam 3 saya ke Matahari, untuk ke Polygon Center di Jambi, maklum saja Roda Link tidak ada di kota ku. Sampai di sana yang ada hanya Shimano Tourney, ya terpaksa beli juga, seharga Rp.55.000,- pulang nya hujan lebat.
Sampai di rumah, mau masang gak bisa, karena hujan jadi gak bisa manggil si AA ( teman,dia mekanik sepeda yang handal, cuma kalo bicara sama dia harus pakai bahasa isyarat, karena dia tuna wicara). Ya udah, hujan berhenti, sekitar jam setengah 5, tapi di rumah kedatangan calon besan ( orang tuanya cowok adikku, merundingkan kelanjutan hub asmara adikku dan anaknya, kapan tanggal baik untuk melaksanakan pesta pernikahan).
Kalo jam 8 nya biasa, malam minggu, jadi gak bisa di ganggu, so batalah rencana mengganti gear Polygon Altuz ku. Pulang kencang, aku langsung ke warnet, rencana nya mo ngirim lamaran ke Yamaha Motor untuk Area Jambi, namun error, gak jadi, malahan maen Igo dengan rada gak konsen. Pulang jam 1, langsung maen FM sampe jam 3. Tidur dan bangun jam 5.
Di ajak ayah , maen sepeda hari ni?
“dak lah ya, sepeda belum bener”
“sapo yang bilang blom bener, tadi si AA datang”
Oh my good ternyata sepeda sudah di benerin, dan AA datang sendiri. Kalo tau gini aku tidak bahkan begadang.. dan akhirnya aku dengan sukses gagal jalan2 bersama komunitas Bike to Work dan menghadiri pesta Sunatan salah satu anggota dengan menaiki sepeda.( Ngantuk dan lelah, kalo tetep nekat takutnya ambruk di jalan,s ebab rutenya 42 km)
Sorenya lagi asyik meneruskan tidur yang tertunda, Oom membangunkan ( sebelumnya dia datang ) untuk mengunci pintu, karena di rumah tinggal aku. Dia mengajak adik – adik ku jalan – jalan. Setelah dia pergi, kok rada dak enak perasaan. 15 menit kemudian, angkot warna hijau masuk pekarangan rumah ku, siapa lagi ni pikir ku.Tumben angkot ke sini, ternyata keluar lah, adikku dengan luka- luka, istri Om ku. Kenapa tanyaku. Mobil Om terbalik
Langsung aku ke Klinik Pertamina yang gak jauh dari rumahku, alhamdulillah, ada sopir ambulan, langsung saja kuminta dia jemput perawat. Setelah melapor aku mencari tempat kejadian, tanpa nanya, aku muter – muter mencari, kok dak ada. Akhirnya nanya juga sama adikku. Ketemu dan bantu untuk mengeluarkan mobilnya dari semak – semak.
Mobilnya rusak sebagian saja. Yang penting orangnya selamat.
Minggu yang melelahkan…………………..
DIarsipkan di bawah: Jambi Site | Ditandai: Bike to Work







